Slot terbatas untuk kolaborasi baru kuartal ini — mulai dari diskusi 30 menit.
Mulai brief proyek →Coderoach Studio adalah tim engineer senior yang membangun software, otomasi, dan sistem data untuk bisnis di Indonesia. Setiap kolaborasi dikerjakan langsung oleh tim inti dengan dokumentasi handoff yang lengkap dan transfer ownership di akhir proyek.
Membantu bisnis dan operator Indonesia membangun software yang benar-benar dipakai dalam operasional harian — bukan deliverable yang berhenti di tahap testing.
Coderoach Studio dibentuk pada 2022 untuk mengisi celah antara agency tradisional dan freelancer lepas. Banyak proyek software lokal masih dikerjakan dengan model jam yang menghargai waktu yang dihabiskan, bukan masalah yang terselesaikan — sehingga proses dan hasil akhir tidak selalu sejalan dengan kebutuhan klien.
Kami mengoperasikan model berbeda: project-scoped dengan harga berdasarkan hasil, dikerjakan oleh tim engineer senior tanpa hand-off ke junior. Lebih sedikit lapisan terjemahan berarti lebih sedikit konteks yang hilang, dan jalur lebih cepat dari masalah ke solusi yang live.
Setelah tiga tahun beroperasi, model ini terbukti pada hasil: company website yang live, internal tools yang menggantikan spreadsheet, satu studio product (Laporta) yang kini dipakai operator F&B multi-cabang, dan data pipeline yang memangkas pekerjaan ops dari hitungan jam menjadi menit.
Tim inti tetap kecil dengan sengaja. Setiap proyek dikerjakan oleh engineer yang juga melakukan scoping — Izzul (Product & Frontend) dan Farrez (Backend & Infra), didukung jaringan engineer senior tepercaya saat skala proyek menuntut.
Engineer yang melakukan scoping adalah engineer yang menyelesaikan pekerjaan. Tanpa lapisan agency yang menerjemahkan ulang, tanpa hand-off ke junior, dan tanpa konteks yang hilang di tengah jalan.
Kami akan membangun apa yang Anda minta. Tetapi jika ada cara yang lebih masuk akal untuk goal Anda, kami akan menyampaikannya di awal — bukan setelah proyek berjalan.
Arsitektur yang clean, dokumentasi handoff yang lengkap, dan tanpa vendor lock-in. Kami memposisikan diri sebagai partner support, bukan dependency permanen.
Co-founder & Backend Engineer di Coderoach. Bertanggung jawab atas backend, infrastruktur, dan data pipeline — fondasi yang menentukan ketahanan jangka panjang sistem.
Founder & Product Engineer di Coderoach. Menangani sisi bisnis dan frontend engineering. Tertarik pada proyek yang dampaknya terlihat di P&L klien, bukan hanya di dashboard.
Remote · Berbasis Jakarta, Indonesia
Sen–Jum · 09:00–18:00 WIB · async di luar jam tersebut
Dimulai dengan model project-scoped dan harga berbasis hasil. Fokus: software yang live di production, bukan deliverable yang berhenti di tahap testing.
Kerjasama dengan Uruzin, Tumtim Cookies, dan beberapa brand lokal. Operating model project-scoped tervalidasi pada proyek nyata.
Studio product pertama. Menjembatani SPV dan Accounting di operasi F&B multi-cabang — memangkas 50% budget salary accounting.
Pengembangan ads multiplatform dashboard untuk agency digital marketing. Memangkas 70% beban manual reporting dan mendukung pertumbuhan campaign 3×.
Empat pintu masuk — Build, Automate, Intelligence, Augment — dengan disiplin shipping yang sama di setiap proyek.
Kami menerima jumlah klien baru yang terbatas tiap kuartal agar tiap proyek mendapat perhatian penuh.