LocaScore
Menilai calon lokasi outlet sebelum kontrak sewa ditandatangani.
Features
Auto-collect 14 kategori titik sekitar
Traffic dari hierarki jalan OSM
Skor dikalibrasi dari outlet berjalan
Laporan PDF dan share link publik
Story
Keputusan mahal yang diambil cepat
Memilih lokasi outlet sering berakhir sebagai rapat berisi firasat: "ramai kok", "dekat sekolah", "kompetitornya cuma satu". Tidak jarang, kontrak sewa tiga tahun ditandatangani berdasarkan kunjungan satu sore.
Cara kerjanya
Surveyor menempelkan satu link Google Maps. Dari koordinat itu, LocaScore mengumpulkan empat belas kategori titik di sekitarnya (kompetitor beserta ratingnya, modern market, bank, sekolah, fasilitas kesehatan, fasilitas publik) lalu melakukan reverse geocoding sampai tingkat kelurahan untuk menarik angka demografi.
Traffic tidak ditebak dari "ramai atau tidak", tetapi diturunkan dari kecepatan arus bebas dan hierarki jalan OpenStreetMap di sekitar titik. Setiap titik dibobot per unit, bukan sekadar dihitung jumlahnya.
Semua hasil tarikan itu boleh diubah surveyor sebelum skor dikunci, karena data otomatis adalah titik awal, bukan putusan. Skor bergerak setiap kali field diubah, dan berakhir pada satu rekomendasi GO atau NO-GO.
Belajar dari jaringan yang memakainya
Bobot skornya dikalibrasi terhadap outlet yang sudah berjalan. Masukkan performa aktualnya, dan seluruh lokasi yang pernah dinilai dihitung ulang.
Hasil akhirnya keluar sebagai laporan PDF untuk investor dan tautan publik yang bisa dibagikan tanpa membuat akun. Karena setiap panggilan ke Google Places ada biayanya (sekitar $1,35 per lokasi), pemakaiannya dipantau di halaman tersendiri supaya tagihan tidak jadi kejutan.
The same engineers who built LocaScore are the ones who'll ship your client work.
