The Global Review: Frontend baru untuk media geopolitik, dengan redaksi yang tetap menulis di WordPress.
Situs baru untuk kanal analisis geopolitik milik Global Future Institute. Redaksi tetap bekerja di wp-admin; pembaca mendapat situs dua bahasa, dan redaksi mendapat halaman statistiknya sendiri.
Mengganti situs tanpa mengganti kebiasaan redaksi
The Global Review adalah kanal analisis geopolitik milik Global Future Institute, dengan arsip bertahun-tahun di WordPress. Tampilannya sudah tertinggal dari bobot tulisannya, tetapi redaksinya terbiasa dengan wp-admin, dan memaksa mereka pindah ke CMS baru adalah cara tercepat membuat proyek ini gagal.
Headless, dengan tambahan yang dibutuhkan
WordPress tetap menjadi tempat menulis. Frontend-nya dibangun ulang dengan Next.js dan membaca konten lewat REST API. Sebuah mu-plugin khusus menambahkan yang dibutuhkan situs baru: tipe konten podcast, galeri, dan jajak pendapat; kotak Sorotan Judul yang wajib diisi sebelum tulisan bisa terbit; kotak Pesan Masuk untuk formulir kontak; profil Pengurus dan Redaksi; serta webhook yang memperbarui halaman begitu tulisan disimpan.
Yang didapat pembaca
Situs dua bahasa dengan rute /en tersendiri, lengkap dengan canonical dan hreflang per bahasa. Arsip rubrik bisa difilter, diurutkan, dan dipaginasi, dan seluruh kondisinya tersimpan di URL sehingga hasil penyaringan bisa disimpan sebagai bookmark. Pencarian juga mengenali nama penulis, bukan hanya judul.
Setiap artikel punya kartu pratinjau yang digambar server (foto artikel, overlay, dan logo), sehingga tautan yang dibagikan di WhatsApp tampil sebagai kartu besar, bukan tautan polos.
Yang didapat redaksi
Halaman Statistik di dalam wp-admin, ditarik dari Google Search Console dan Chrome UX Report lewat cron harian: grafik, perbandingan antar-periode, dan peringatan otomatis ketika datanya berhenti diperbarui. Tanpa pelacak pihak ketiga dan tanpa biaya bulanan.
Peralihan domain ke situs baru selesai pada 24 Agustus 2026.


